|
Ditulis oleh Management
|
|
Tuesday, 11 September 2007 |
|
Padi kembali mengguncang Yogyakarta, kali ini dalam rangka memperingati HUT Pertamina yang ke 50 tahun. Setelah menghadiri perayaan ultah Mikayla (putri Piyu), crew Padi langsung menuju bandara Soekarno-Hatta untuk mengejar penerbangan menuju Jogjakarta jam 17.30 WIB, sedangkan para personil Padi dan Lexi (Road Manager Padi) menyusul jam 08.00 WIB keesokan harinya.
Akibat adanya delay pesawat, akhirnya crew Padi baru bisa take-off jam 21.00 WIB dan tiba di Jogjakarta dengan selamat sekitar jam 22.00 WIB. Setibanya di Jogjakarta, mereka pun langsung menseting alat-alat yang akan dipergunakan untuk konser dan baru selesai jam 03.30 WIB dini hari. Mereka harus bekerja ekstra karena acara HUT Pertamina sudah akan dimulai sejak jam 08.00 WIB. Pada acara tersebut Padi membawakan 12 lagu andalan mereka yang diambil dari album pertama hingga album terbaru. Sebenarnya saat itu Padi akan membawakan lagu Stay dari U2, namun tiba-tiba para sobat Padi yang berada di depan panggung berteriak-teriak agar Padi membawakan lagu Terluka dan Harmoni, dua lagu baru yang akan hadir pada album ke-5 Padi nanti. Untuk memenuhi permintaan para sobat Padi, akhirnya Padi membawakan lagu Terluka. Lagu ini diciptakan Piyu khusus untuk para korban lumpur Lapindo. Selain itu Padi juga membawakan lagu Kasih Tak Sampai dengan gaya Keris Patih yang kemudian disambung dengan lagu Menanti Sebuah Jawaban. Aksi panggung Padi akhirnya diakhiri dengan lagu Sobat, sekaligus berpamitan dengan para penonton yang menonton aksi mereka. |