Poling
Apakah sobat Padi sudah membeli album terbaru Padi "Tak Hanya Diam"
 
Jadwal Konser

Padi Mendukung Mereka

Depan arrow Berita arrow Berita Terbaru arrow Sobat Padi Care For Situbondo
www.padi-online.com
Sobat Padi Care For Situbondo Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Management   
Tuesday, 11 March 2008

Pada hari Jumat, 8 Februari 2008 silam, salah satu kota di Jawa Timur yaitu Situbondo mengalami bencana alam banjir yang cukup parah. Banjir tersebut menyebabkan kerusakan berbagai infrastruktur, gedung perkantoran, sekolah dan juga rumah penduduk. Ini bukan banjir besar pertama yang terjadi di kota ini, tapi lebih parah dari tahun sebelumnya.

Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, komunitas Sobat PadI yang tergabung dalam mailinglist sobatpadi@yahoogroups berinisiatif untuk menggalang dana membantu para korban bencana banjir tersebut. Pengumpulan dana dilakukan secara online di dunia maya. Meski tidak begitu efektif, tapi dana yang terkumpul cukup lumayan. Maklum saja, ini dikarenakan ruang lingkup yang cukup terbatas, dan jangka waktu pengumpulan dana yang cukup singkat.

Siswa SD Negeri Patokan, Situbondo
Siswa SD Negeri Patokan, Situbondo
 

Plang SD 3 Patokan yang rusak
Plang SD 3 Patokan yang rusak
 

Hasil pengumpulan dana, difokuskan untuk membantu anak-anak usia sekolah yang kehilangan alat tulis karena hanyut diterjang banjir. Dengan bermodalkan bantuan berupa 192 paket (berupa 10 buku tulis, 2 ballpoint, 2 pensil, dan 1 penghapus), disalurkan ke 3 sekolah yaitu SDN 2 Sumberkolak Kecamatan Panarukan, SDN 2 dan SDN 3 Patokan Kabupaten Situbondo. Untuk mempermudah penyerahan bantuan, dikoordinasikan oleh Sobat PadI (diwakilkan oleh Panji) yang memang berasal dari kota yang sama.

Sobat Padi menyerahkan bantuan
Sobat Padi menyerahkan bantuan

Ini bukan kali pertama Sobat PadI melakukan kegiatan sosial seperti ini. Meski untuk hitung-hitungan secara materi mungkin tidak terlalu besar, tapi diharapkan timbul kebersamaan dan terutama kepekaan sosial atas penderitaan yang terjadi di sekitarnya. Bukannya mengharap bencana akan kembali datang. Tapi mudah-mudahan saja, di lain kesempatan para Sobat PadI berharap bisa lebih banyak berbuat lagi sesuatu untuk sesama.